KONSTRUKSI TEOLOGIS AGENSI POLITIK PEREMPUAN: RELEVANSI NARASI QUR’ANIK RATU BILQIS DENGAN PERAN POLITIK PEREMPUAN BUGIS-MAKASSAR
Abstract
Meskipun Sulawesi Selatan memiliki warisan budaya yang kaya terkait peran bangsawan perempuan dalam pemerintahan, kontestasi politik lokal kontemporer kerap memanfatkan interpretasi keagamaan konservatif untuk mendelegitimasi kepemimpinan perempuan. Penelitian ini bertujuan untuk merekonstruksi teologi agensi politik perempuan melalui pembacaan komparatif intertekstual antara narasi Ratu Bilqis dalam Al-Qur'an dan rekam jejak kepemimpinan perempuan dalam tradisi politik lokal suku Bugis Makassar (seperti Siri’ dan peran Arung perempuan). Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan hermeneutika teologi dan analisis sejarah kebudayaan, studi ini mengeksplorasi bagaimana teks keagamaan dan kearifan lokal saling berdialog dalam membentuk legitimasi kepemimpinan perempuan. Hasil penelitian menunjukkan adanya dikotomi dalam diskursus politik: ketika aktor patriarkal kerap mempolitisasi pandangan teologis klasik yang membatasi peran perempuan, aktor progresif secara strategis mengartikulasikan karakter Ratu Bilqis, khususnya kearifan diplomatik, prinsip musyawarah (shūrah), dan otonomi politiknya untuk membangun kontra narasi tentang kepemimpinan Islam yang sah. Lebih lanjut, penelitian ini menemukan bahwa integrasi antara nilai-nilai Ratu Bilqis dengan etos lokal Bugis Makassar (Siri’ na Pacce) melahirkan sinergi sosio keagamaan yang efektif meredam resistensi berbasis gender. Penelitian ini berkontribusi pada kajian feminisme Islam dan politik lokal dengan menunjukkan bagaimana narasi Al-Qur'an dapat menjadi instrumen emansipatif untuk meruntuhkan hambatan patriarkal dalam kontestasi politik modern.
References
Ansar. “Kepemimpinan Perempuan Dalam Sejarah Kerajaan Tradisional Di Sulawesi Selatan.” Jurnal Sejarah Dan Budaya Lokal 11, no. 2 (2019): 112–30.
Ardiansa, Dirga. “Electoral Systems and Female Political Representation in Indonesian Local Legislatures.” Contemporary Southeast Asia 44, no. 1 (2022): 102–26.
Arfin, Muhammad. “Strategi Komunikasi Politik Calon Kepala Daerah Perempuan Dalam Menghadapi Isu Gender.” Jurnal Ilmu Komunikasi 17, no. 2 (2019): 130–48.
Baidhawy, Zakiyuddin. “Theology of Liberation in Indonesian Islam: Gender Equality and Social Justice Perspectives.” Critical Research on Religion 10, no. 1 (2022): 55–72.
Bakti, Andi Faisal. “Communication and Family Planning in Islam: The Case of South Sulawesi.” Al-Jami’ah: Journal of Islamic Studies 56, no. 2 (2018): 321–50.
Barlas, Asma. “Believing Women in Islam: Unreading Patriarchal Interpretations of the Qur’an.” International Journal of Islamic Thought 15, no. 1 (2019): 22–41.
Basir, M. “Integrasi Nilai Agama Dan Budaya Dalam Konstruksi Sosial Masyarakat Bugis.” Jurnal Sosiologi Agama 11, no. 2 (2017): 175–92.
Clark, Janine A. “Local Politics, Gender Dynamics, and Religious Discourse in the Global South.” Comparative Politics 54, no. 1 (2022): 89–112.
Derichs, Claudia. “Knowledge Production, Gender, and Local Politics in Muslim-Majority Societies.” Journal of Religious and Political Studies 5, no. 2 (2017): 112–34.
Dzuhayatin, Siti Ruhaini. “Gender Equality and Islamic Family Law Reform in Indonesia.” Journal of Indonesian Islam 14, no. 1 (2020): 1–24.
Faisal, F., M. Munir, and N. Hasanah. “Dimension of Tauhid and Ethics of Care in Bugis Makassar Political Philosophy.” Jurnal Keislaman Dan Peradaban 18, no. 2 (2023): 177–94.
Haris, Andi. “Politik Identitas Dan Modal Keagamaan Dalam Pemilihan Kepala Daerah Di Sulawesi Selatan.” Jurnal Komunikasi Politik 8, no. 1 (2018): 45–62.
Hasan, A. “The Role of Participatory Approach in Effective Da’wah.” Journal of Islamic Studies and Research 16, no. 2 (2017): 61–76.
Hashemi, Nader. “Rethinking Religion, Secularism, and the Crisis of Political Islam.” International Journal of Islamic Politics 12, no. 1 (2018): 45–68.
Hasnah, Sitti. “Kepemimpinan Perempuan Dalam Perspektif Al-Qur’an Dan Implikasinya Terhadap Politik Lokal Di Sulawesi Selatan.” Jurnal Al-Maiyyah 13, no. 2 (2020): 140–62.
Hidayat, Rian. “Agensi Politik Perempuan Dalam Kontestasi Pilkada: Studi Atas Wacana Keagamaan Inklusif.” Jurnal Politika 12, no. 2 (2021): 180–98.
Idrus, Nurul Ilmi. “Gender, Culture, and Politics in South Sulawesi: Negotiating Local Values and Islamic Discourse.” Bijdragen Tot de Taal-, Land- En Volkenkunde 176, no. 3 (2020): 345–72.
Ilyas, Hamim. “Rekonstruksi Tafsir Gender Al-Qur’an: Menuju Keadilan Hakiki Dalam Relasi Sosial.” Jurnal Studi Ilmu-Ilmu Al-Qur’an Dan Hadis 22, no. 1 (2021): 113–36.
Ismah, Nor. “Women Ulema and Fatwa Making in Indonesia: Reclaiming Religious Authority.” Studia Islamika 26, no. 3 (2019): 483–517.
Ismail, Supratman, and A. Ahmad. “Reinterpretasi Kebudayaan Bugis Dan Konstruksi Agensi Perempuan Dalam Diskursus Keislaman Di Sulawesi Selatan.” Jurnal Kebudayaan Dan Pikiran Islam 24, no. 1 (2024): 45–62.
Jurdi, Syarifuddin. “Politik Elektoral Dan Sosiologi Pemilih Di Sulawesi Selatan: Analisis Perilaku Politik Masyarakat Muslim.” Jurnal Politika 13, no. 1 (2022): 55–74.
Karunia, Luki. “Modal Simbolik Dan Mobilisasi Dukungan Pemilih Dalam Kontestasi Politik Lokal.” Jurnal Studi Pemerintahan 11, no. 2 (2020): 215–38.
Kasim, A., A. Pattimukrawali, and F. Rahman. “Transformasi Etika Siri’ Na Paccé Dalam Kepemimpinan Lokal Di Sulawesi Selatan.” Jurnal Studi Pemerintahan Dan Budaya 12, no. 2 (2021): 115–30.
Kesuma, Andi Ima. “Siri’ Na Pacce Dan Etika Kepemimpinan Publik Di Sulawesi Selatan.” Jurnal Kebudayaan Dan Masyarakat 13, no. 1 (2021): 88–104.
Machasin. “Kekuasaan Dan Etika Musyawarah: Membaca Kembali Narasi Ratu Saba’ Dalam Al-Qur’an.” Jurnal Hermeneutika Teologi 10, no. 1 (2019): 45–62.
Marcoes, Lies. “Gerakan Perempuan Muslim Dan Dekonstruksi Wacana Patriarki Di Indonesia.” Jurnal Perempuan 24, no. 3 (2019): 189–206.
Marzuki, M., A. Kahar, and M. Akib. “Dimensi Paccé Sebagai Empati Sosial Dalam Dialektika Tradisi Dan Keagamaan Masyarakat Makassar.” Jurnal Humaniora Dan Antropologi 15, no. 3 (2023): 201–18.
McGregor, Katharine. “Gendering Political Agency in Post-Authoritarian Local Elections.” South East Asia Research 29, no. 4 (2021): 412–35.
Mulia, Siti Musdah. “Deconstruction of Patriarchal Interpretation on Women’s Political Leadership in Islam.” Journal of Islamic State and Society 2, no. 2 (2020): 101–24.
Murdiyanto. “Politik Identitas Dan Strategi Komunikasi Calon Kepala Daerah Perempuan Pada Pilkada Serentak.” Jurnal Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik 24, no. 1 (2020): 34–49.
Mustafa, Mustari. “Dialektika Agama Dan Kebudayaan Lokal Dalam Masyarakat Bugis-Makassar.” Jurnal Filsafat Dan Kebudayaan Islam 12, no. 1 (2018): 45–63.
Nasution, Khoiruddin. “Reinterpretasi Hukum Islam Tentang Hak-Hak Politik Perempuan Dalam Demokrasi Modern.” Jurnal Hukum Islam 17, no. 1 (2019): 45–68.
Nur, M., A. Halim, and F. Firman. “Musyawarah Dalam Perspektif Siri’ Na Paccé: Relevansi Tradisi Tudang Sipulung Dengan Nilai Syura.” Jurnal Politik Dan Kebudayaan Islam 10, no. 1 (2022): 33–50.
Octaviani, A. “Kearifan Lokal Siri’ Na Pacce Dalam Pembentukan Karakter Kepemimpinan Perempuan Di Era Modern.” Jurnal Humaniora Dan Kebudayaan 14, no. 1 (2022): 50–68.
Parewangi, Andi Muhammad Iqbal. “Peran Sejarah Perempuan Bugis Dalam Panggung Politik Kerajaan Tradisional Sulawesi Selatan.” Jurnal Sejarah Dan Kebudayaan Islam 5, no. 2 (2017): 89–104.
Qibtiyah, Alimatul. “Feminism and Islamic Reform in Indonesia: Progressive Interpretations and Social Movements.” Indonesian Journal of Islam and Muslim Societies 9, no. 2 (2019): 241–68.
Qodir, Zuly. “Islamisme Dan Politics of Identity Dalam Pilkada Serentak Di Indonesia.” Jurnal Studi Pemerintahan 11, no. 3 (2020): 310–32.
Rijal, Syamsul. “Re-Positioning Tradition and Modernity: Local Politics and Islamic Discourse in South Sulawesi.” Journal of Southeast Asian Studies 51, no. 3 (2020): 412–33.
Rofiah, Nur. “Keadilan Hakiki Bagi Perempuan Dalam Islam: Konsep Dan Implikasi Metodologis.” Jurnal Studi Gender Dan Anak 17, no. 1 (2022): 1–20.
Sabri, Muhammad. “Spiritualitas Dan Kearifan Lokal Bugis Makassar Dalam Dialektika Keislaman.” Jurnal Ulumuna 22, no. 1 (2018): 145–68.
Schäfer, Saskia. “Local Traditions and Religious Authority in Contemporary Indonesian Governance.” Asian Journal of Social Science 47, no. 3 (2019): 301–25.
Shihab, M. Quraish. “Membaca Teks Keagamaan Dalam Perspektif Kemanusiaan Dan Kesetaraan.” Jurnal Hermeneutika Teologi 9, no. 1 (2018): 15–32.
Srimulyani, Eka. “Women, Islamic Leadership, and Local Politics in Post-Reform Indonesia.” Asian Survey 61, no. 4 (2021): 615–39.
Syandri, S., A. Kadir, and M. Firdaus. “Integrasi Pangadereng Dan Siyasa Shar’iyyah Dalam Historiografi Kerajaan Bugis-Makassar.” Jurnal Hukum Dan Kebudayaan Islam 14, no. 1 (2022): 77–94.
Turgut, Nevin. “Reclaiming Sacred Texts: Feminist Hermeneutics and Women’s Political Participation in Islamic Contexts.” Gender & Development 28, no. 2 (2020): 215–36.
Umam, Khaerul. “Siri’ Na Pacce Dan Etika Politisi Bugis: Integrasi Nilai Lokal Dalam Sistem Demokrasi Modern.” Jurnal Politik Profetik 9, no. 1 (2021): 67–85.
Umar, Hasbi. “Peran Ulama Lokal Dalam Pembentukan Wacana Keagamaan Inklusif Pada Pilkada.” Jurnal Riset Keagamaan Dan Sosial 15, no. 1 (2021): 88–105.
Umar, Nasaruddin. “Tafsir Gender: Reinterpretasi Teks Keagamaan Dalam Perspektif Emansipatif.” Jurnal Studi Gender Dan Anak 13, no. 2 (2018): 112–28.
Wadud, Amina. “Quran and Woman: Rereading the Sacred Text from a Woman’s Perspective in Modern Context.” Journal of Feminist Studies in Religion 34, no. 2 (2018): 89–110.
Wahyudi, W., M. Mansyur, and S. Suhari. “Reorganisasi Diskursus Kepemimpinan Perempuan: Perpaduan Teks Qur’anik Dan Local Wisdom Sulawesi Selatan.” Jurnal Politica Islamica 13, no. 1 (2024): 55–72.


